2 Jenis Penyakit yang Perlu diwaspadai pada Ikan Cupang dan Cara Mengobatinya

Beberapa penyakit ikan cupang dan cara mengobatinya

Ternyata ikan cupang juga bisa terjangkit penyakit yang mematikan, jika ikan cupang peliharaan anda tiba-tiba tidak berselera makan dan tidak menyambar langsung makanan yang anda berikan itu artinya ada masalah dengan ikan tersebut. Jika terjadi hal seperti itu sebaiknya anda berhati-hati, karena itu bisa menjadi salah satu tanda atau ciri-ciri penyakit ikan cupang.

Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan yang agresif, baik terhadap lawan maupun terhadap makanan kesukaan mereka. Namun jika ikan cupang terkena penyakit maka makanan alami sekalipun, bisa diacuhkan begitu saja. Bahkan bisa dibilang ia akan bermuram durja ketika sedang sakit atau tidak enak badan.

Warnanya yang cerah cemerlang pun akan lebih pucat dari biasanya, hal itu pasti akan membuat pemiliknya bersedih. Karena ikan cupang menjadi lebih lesu dan tidak akan seagresif biasanya. Ternyata penyakit bisa menerpa siapa saja, bukan hanya manusia namun ikan cupang peliharaan anda pun bisa terkena penyakit.

Penyebab ikan cupang tersebut terkena penyakit bisa dari berbagai macam faktor, misalnya saja karena bakteri yang muncul di akuarium. Bakteri tersebut bisa berasal dari makanan alaminya seperti misalnya cacing sutra, atau bisa juga jentik nyamuk. Maka anda harus mulai berhati-hati dalam memberi mereka makan, jika ikan cupang anda sudah terkena penyakit.

Jenis-Jenis Penyakit Ikan Cupang Lengkap Dengan Cara Mengobati Penyakit Tersebut

Terkena mata bengkak

Ada banyak jenis penyakit ikan cupang yang bisa menyebabkan ikan cupang anda mati, salah satunya adalah mata ikan yang menjadi bengkak. Ciri-ciri atau gejala penyakit pada mata tersebut adalah, ikan cupang kurang aktif, nafsu makan menjadi berkurang, bahkan bisa sampai tidak mau makan, warnanya memucat, dan ekornya pun menguncup.

Lalu bagaimana cara mengobati ikan cupang yang terkena mata bengkak ini, maka anda harus memindahkan ikan cupang tersebut ke akuarium lain yang telah ditetesi air. Teteskan satu tetes air antibiotik ampicilin, super tetra, dan yang lainnya. Atau bisa juga menggunakan obat anti internal bacteria yang ditambah dengan garam akuarium.

Baca juga: Begini Cara benar Merawat ikan cupang

Tiga hari kemudian anda boleh memindahkan kembali ikan cupang tersebut ke akuarium lain, pastikan airnya sudah bersih dan bagus. Tetapi jika belum ada tanda-tanda ikan tersebut sembuh, maka anda bisa mengulang langkah pertama tadi.

Infeksi jamur kulit

Ciri-cirinya hampir sama dengan terkena bengkak mata, warnanya memucat, ikan cupang menjadi tidak aktif, sirip menguncup dan muncul bintik-bintik putih di sekujur tubuhnya. Awal munculnya bintik-bintik tersebut dimulai dari bagian kepala ikan cupang tersebut. Cara mengobatinya bisa dengan cara memindahkan ikan ke akuarium lain.

Pastikan juga air yang digunakan adalah air yang bagus dan bersih, lalu tambahkan mythylene blue dan garam akuarium. Lihat perkembangannya selama 3 hari ke depan, lalu setelah 3 hari pindahkan lagi ke akuarium lain dengan air yang bagus dan bersih.

Sirip yang membusuk

Ciri dan gejala ikan cupang yang siripnya membusuk bisa dilihat dari bagian siripnya itu, diawali dengan warna gelap atau kemerahan di bagian ujung siripnya. Lalu lama kelamaan siripnya bisa semakin membusuk, dan kemudian rontok. Kebalikan dari 2 penyakit ikan cupang sebelumnya tanda penyakit ini adalah tingginya nafsu makan.

Selain itu pergerakan ikan cupang tersebut juga sangat aktif, tetapi warna tubuhnya masih memucat dan siripnya juga menguncup. Cara mengobatinya hampir sama, yaitu memindahkan ikan cupang ke akuarium yang airnya bagus dan bersih. Lalu teteskan anti biotik seperti ampicilin atau super tetra, bisa juga dengan general tonic dan garam akuarium.

Bintik putih di tubuhnya

Tanda-tanda dari penyakit bintik putih ini, maka akan muncul bintik-bintik putih di sekujur tubuhnya. Lalu gerakannya menjadi kurang aktif dan nafsu makannya juga berkurang, warna tubuh memucat, lalu siripnya akan menguncup. Ikan cupang tersebut juga akan menabrak-nabrakkan dirinya ke kaca akuarium.

Cara mengobatinya hampir sama dengan mengobati penyakit ikan cupang lainnya, yaitu dengan memindahkan ikan cupang yang sedang sakit itu ke akuarium lainnya. Lalu tambahkan methylene blue dan garam akuarium, lalu jemur ikan cupang di bawah matahari pagi selama 3 hari berturut-turut.

Bintik emas pada ikan cupang atau karatan

Gejala secara umum pada penyakit ikan cupang yang satu ini adalah, munculnya bintik-bintik keemasan. Atau warnanya bisa juga seperti besi yang karatan, untuk melihat warna keemasan tersebut harus dilihat menggunakan senter. Gejala lainnya yaitu gerakan yang kurang aktif, sirip menguncup, nafsu makan menurun, dan warna yang menjadi pucat.

Baca juga: Tips Memilih cupang aduan yang benar-benar Berkualitas

Selain itu ia juga akan menabrak-nabrakan dirinya ke kaca akuarium, maka segeralah mengobati ikan tersebut dengan cara memindahkannya ke akuarium lain. Lalu tambahkan mythelene dan juga garam akuarium, setelah 3 hari kemudian pindahkan lagi ke akuarium bersih. Jika penyakit ikan cupang anda masih belum sembuh, ulangi langkah pertama.

Labels: Ikan cupang

Terimakasi telah membaca 2 Jenis Penyakit yang Perlu diwaspadai pada Ikan Cupang dan Cara Mengobatinya. Apa bila bermanfaat silakan bagikan artikel ini.

Share:

0 Komentar untuk "2 Jenis Penyakit yang Perlu diwaspadai pada Ikan Cupang dan Cara Mengobatinya"