3 Jenis Penyakit ikan koi dan Cara ampuh Mengobatinya

Beberapa jenis penyakit ikan koi dan cara menyembuhkannya

Sumber utama munculnya penyakit pada ikan adalah sumber air yang kotor yang berasal dari sisa makanan, bisa juga berasal dari mucus atau lendir yang menebal. Jika ikan koi hidup di dalam akuarium yang kotor, maka ikan koi tersebut rentan terhadap penyakit. Ada banyak jenis penyakit ikan koi yang mengakibatkan daya tahan tubuh si ikan menurun.

Jika anda tidak ingin ikan koi peliharaan anda terhadap penyakit apapun, maka sebaiknya anda sering membersihkan akuarium. Pastikan bahwa tidak ada sisa-sisa makanan ikan koi di dalam akuarium sehingga ikan koi anda selalu sehat. Anda juga bisa menggunakan filter untuk membuat akuarium selalu bersih.

Tetapi dalam kenyataannya penggunaan filter juga tidak membantu membersihkan air dari segala ancaman parasit. Minimal 2 minggu 1 x anda harus membersihkan akuarium dengan total, untuk mencegah munculnya penyakit pada ikan koi peliharaan anda. Pada saat anda membersihkan akuarium tersebut, sebaiknya gunakan sistem air yang mengalir.

Cara mengetahui apakah ikan koi terkena penyakit atau tidak, adalah dengan sering memeriksa keadaan akuarium secara teliti. Ikan koi yang sedang sakit biasanya akan menghasilkan lendir yang lebih banyak dari biasanya. Gejala yang paling umum terjadi jika ikan koi sakit adalah, ikan tersebut enggan menggerakkan siripnya.

Jenis Penyakit Ikan Koi Yang Sering Terjadi Dan Cara Mengobatinya


White spot atau bintik putih


Penyakit ikan koi yang satu ini adalah munculnya bintik berwarna putih yang menjalar ke seluruh permukaan kulit. Pada awalnya bintik putih ini akan muncul di bagian permukaan tubuhnya saja, tapi kemudian bisa meluas ke bagian tubuh lainnya. Biasanya ikan koi yang dipelihara di akuarium, bisa terkena penyakit white spot ini.

Cara mengobati white spot pada ikan koi ini adalah, dengan cara menaikkan suhu air akuarium sampai beberapa derajat dari air yang pertama kali muncul. Kemudian air akuarium tersebut ditetesi metheline blue sebanyak per 1 ton air. Cara tersebut sangat efektif untuk menghilangkan penyakit white spot tersebut.

Jamur saprolegnia atau penyakit si kapas putih


Penyakit yang satu ini akan terjadi pada ikan koi yang sedang terluka, atau ikan koi yang hidup di air yang kotor. Karena jamur biasanya akan tumbuh dengan baik pada lingkungan yang berbahan organik tinggi. Jamur ini akan tumbuh dengan baik pada jaringan mati, yang terdapat pada jaringan tubuh ikan yang luka tersebut.

Baca juga: Tips jitu cara memelihara ikan koi agar cepat besar

Cara mengobati ikan koi yang terkena jamur, adalah dengan cara mengobati ikan koi dengan larutan garam dapur dengan konsentrasi sekitar 1,5 -2,5% melalui tahap pencelupan. Buanglah bulu-buluh jamur yang menempel di tubuh ikan, dengan kapas yang telah diolesi obat merah. Kemudian mandikan ikan dengan larutan monofuracin.

Lernaea atau si cacing jangkar


Parasit learnaea biasa disebut dengan parasit cacing jangkar, biasanya cacing jangkar ini akan menempel pada bagian luar tubuh ikan. Atau bisa juga pada bagian insang ikan koi tersebut. Learnaea ini akan mengisap cairan tubuh yang terdapat pada ikan koi, sehingga ikan koi akan menjadi lemah dan tubuhnya pun akan menjadi kurus.

Bila learnaea yang menempel di tubuh ikan koi itu jumlahnya sedikit, maka anda hanya perlu mengambilnya menggunakan pinset. Olesi bekas lukanya dengan obat merah, tapi jika serangan cacing jangkar itu sudah merata maka penyakit ikan koi ini dapat diobati dengan formalin atau dephterex.

Luka tergores pada ikan koi


Luka tergores pada ikan koi biasanya terjadi akibat ulah ikan itu sendiri misalnya terkena gesekan ornamen kolam atau dari cakaran kucing. Ikan koi yang terluka itu harus segera diobati dengan cara merendam ikan dengan larutan monafuracin, selama 4 sampai 5 hari. Hal ini dilakukan agar ikan koi tersebut tidak terkena infeksi.

Penyakit lumpur


Penyakit ikan koi yang berikutnya adalah penyakit lumpur, yang biasanya muncul akibat pemberian pakan yang mengandung protein secara berlebihan. Apalagi jika suhu air di kolam terbilang rendah. Sehingga tubuh ikan koi pun mengalami iritasi dan pembuluh darahnya akan terinfeksi oleh bakteri.

Baca juga: Tips mudah Perawatan ikan koi yang baik dan benar

Cara mengobatinya adalah dengan melakukan perendaman menggunakan garam dapur sebanyak 10%, lakukan hal itu setiap hari selama 1 jam sampai ikan koi benar-benar sembuh. Atau bisa juga menggunakan tetesan merchurochrome yang dicampur dengan 1 sendok aureomychin, ke dalam pakan koi.

Batang insan yang berjamur


Gejala penyakit ikan koi yang satu ini bisa dilihat dari kurangnya nafsu makan serta berkurangnya bergerakan pada insang. Penyebabnya adalah jamur yang muncul pada batang insang, karena kondisi kolam yang sangat kotor dengan suhu yang tinggi. Jika anda memberi pakan secara berlebihan, maka penyakit ini akan semakin parah.

Obati penyakit ini dengan cara merendam ikan koi dengan campuran 0,1 garam green F dalam 10 liter air. Atau masukkan 1 sendok teh aureomycyn ke dalam 10 liter air.

Labels: Ikan koi

Thanks for reading 3 Jenis Penyakit ikan koi dan Cara ampuh Mengobatinya. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "3 Jenis Penyakit ikan koi dan Cara ampuh Mengobatinya"